Friday, January 25, 2019

Pendftaran Siswa Baru MI An Nur TP 2019/2020


Telah dibuka pendaftaran Siswa baru MI AN NUR Dander TP 2019/2020 Dengan Persyaratan sebagai berikut :
1. Usia Miniaml 6 tahun
2. Mengisi Formulir Pendaftaran
3. Foto Copy Ijazah RA / TK Legalisir
4. Foto Copy KK ( 2 Lembar )
5. Foto Copy Akte Kelahiran ( 2 Lembar )
6. Photo warna 3x4 ( 2 lembar )

Progam Unggulan
1. Tahfidhul Qur'an

Ekstra Kurikuler
1. Pramuka
2. Muhadoroh ( Pidato dan MC )
3. Jamiyah Diba'
4. Shalat Dhuha
5. Diniyah
6. Out bond
7. Kaligrafi

Kegiatan
1. Pembelajaran di MI AN NUR di awali dengan SUNGKEM kepada Bapak/ibu guru ketika datang
2. Hafalan Asmaul Husna dilanjutkan hafalan Juz 30 dengan bersama - sama
3. Shalat Dhuha
4. Kegiatan Pembelajaran Mulai 07;30 s/d 11.35
5. Setoran Hafalan dilanjutkan Jama'ah Dhuhur Mulai 11.35 s/d 12.15
6. Makan Siang Mulai jam 12.15 s/d 13.00
7. Diniyah Mulai jam 13.00 s/d 14.00

Fasilitas
1. Asrama putra / putri
2. Masjid
3. Kamar Mandi
4. Makan Siang

Pendidik
Pendidik atau Ustadz 90 % Lulusan Pondok pesantren dan Insya Allah sudah memenuhi standar kependidikan
AYO BURUAN DAFTARKAN PUTRA PUTRI Anda
di MI AN NUR , Jl. Pemandian Gang Masjin No.190 Desa Dander Kec. Dander Bojonegoro
FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE BISA DI ISI DISINI

Saturday, September 1, 2018

Indahnya ber Pramuka di MI AN NUR


Diantara ekstrekurikuler yang ada di MI An Nur adalah pramuka setiap hari jum'at pagi bersamaan dengan  ekstrakurikuler Qori'. 
Tujuan  diadakan ektstra pramuka  ini diantaranya  adalah melatih  kemandirian anak agar mempunyai  rasa tanggung jawab.
Kegiatan ini dibina oleh dua orang pembina pramuka dari  MI An Nur sendiri yaitu kak tashom dan kak Afi.
Dalam kegiatan ini juga selalu menggunakan  inovasi baru sehingga  anak2 tidak merasa bosan dan jenu mereka sangat senang dan menyukai nya
 Berama Kak Afi

Bersama Kak Achom






Wednesday, August 29, 2018

Manasik Haji MI An Nur

Ini adalah pertama kali MI AN NUR melakukan Manasik Haji yang di ikuti oleh semua siswa siswi yayasan An Nur mulai dari KB.  REMBULAN,  TK AN NUR dan MI AN NUR  yang kurank lebih berjumlah  121 siswa.
Tujuan  diadakan manasik haji ini agar anak2 lebih mengenal  ibadah haji sejak dini mulai dr tata cara dan doa'2 nya serta rukun rukun nya.
Manasik ini akan menjadi agenda Tahunan yang diadakan setiap tanggal 11 Dzulhijjah.
Wukuf

Melempar Jumroh

Thowaf

Sa'i

Minum Air Zam-zam 


Semoga  kegiatan ini bisa istiqomah dan membawa manfaat kepada kita semua. 

Saturday, June 23, 2018

Ziarah Bersama Ketua Yayasan Setiap akan memasuki Tahun Pelajaran Baru

Maqom Sunan Bonang
  MI An Nur Merupakan salah satu lembaga dibawah nauangan Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial An Nur Dander dalam persiapan penerimaan tahun baru mengadakan Tahtimul Qur'an  sekaligus ziarah  di Tuban  di Sunan Bonang,  Mbah Asmoro Qondi dan Tundung Musuh. 
    Ketika  sampai  di Maqom  mbah asmoro Qondi mengadakan Khataman al Qur'an bersama segenap dewan guru mulai dari KB,  TK dan MI.
  " Tujuan ziarah ini adalah untuk mencari Ridlo Allah untuk anak didik,  dan pendidik serta keluarga Besar Yayasan  An Nur agar dalam menjalankan pendidikan senantiasa mendapatkan Ridlo  dari Allah." Jelas ketua Yayasan 
 Masih menurut Ketua Yayasan Pak Yai Nur Hadi bahwa pendidikan akan sukses dengan doa dan Usaha.
" kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiyar atau usaha kita selain menyiapkan  sistem dan merancang pembelajaran oleh bapak ibu guru baik tingkat MI, TK dan KB untuk Tahun pelajaran baru perlu juga doa agar semua proses pendidikan bisa sesuai dengan yang kita harapkan " Jelas Beliau

Monday, May 8, 2017

PENERIMAAN SISWA BARU MI AN NUR TP 2017 / 2018







Telah dibuka pendaftaran Siswa baru MI AN NUR Dander TP 2017/2018 Dengan Persyaratan sebagai berikut :
1. Usia Miniaml 6 tahun
2. Mengisi Formulir Pendaftaran
3. Foto Copy Ijazah RA / TK Legalisir
4. Foto Copy KK ( 2 Lembar )
5. Foto Copy Akte Kelahiran ( 2 Lembar )
6. Photo warna 3x4 ( 2 lembar )

Progam Unggulan
1. Tahfidhul Qur'an

Ekstra Kurikuler
1. Pramuka
2. Muhadoroh ( Pidato dan MC )
3. Jamiyah Diba'
4. Shalat Dhuha
5. Diniyah
6. Out bond
7. Kaligrafi

Kegiatan
1. Pembelajaran di MI AN NUR di awali dengan SUNGKEM kepada Bapak/ibu guru ketika datang
2. Hafalan Asmaul Husna dilanjutkan hafalan Juz 30 dengan bersama - sama
3. Shalat Dhuha
4. Kegiatan Pembelajaran Mulai 07;30 s/d 11.35
5. Setoran Hafalan dilanjutkan Jama'ah Dhuhur Mulai 11.35 s/d 12.15
6. Makan Siang Mulai jam 12.15 s/d 13.00
7. Diniyah Mulai jam 13.00 s/d 14.00

Fasilitas
1. Asrama putra / putri
2. Masjid
3. Kamar Mandi
4. Makan Siang

Pendidik
Pendidik atau Ustadz 90 % Lulusan Pondok pesantren dan Insya Allah sudah memenuhi standar kependidikan


AYO BURUAN DAFTARKAN PUTRA PUTRI Anda
di MI AN NUR , Jl. Pemandian Gang Masjin No.190 Desa Dander Kec. Dander Bojonegoro





Wednesday, July 13, 2016

KETUPAT DAN LEPET

📗 *SEJARAH KETUPAT*

```Adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.```


*Arti Kata Ketupat.*

```Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari Ngaku
Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.```

*Ngaku Lepat.*
```Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.```


*Laku Papat.*
```1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.```


*Lebaran.*
```Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.```


*Luberan.*
```Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.```


*Leburan.*
```Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.```

*Laburan.*
```Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.```

*FILOSOFI KUPAT - LEPET*

*KUPAT*
```Kenapa mesti dibungkus janur?
Janur, diambil dari bahasa Arab``` *Ja'a nur* ```(telah datang cahaya ).
Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.
Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki.
Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja'a nur).```

*LEPET*
```Lepet = silep kang rapet.
Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.
Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.

Betapa besar peran para wali dalam memperkenalkan agama Islam.

Friday, July 8, 2016

Khalid Bin Walid Sang Pedang Allah.

Ada satu kisah menarik dari Khalid bin Walid. Dia memang sangat sempurna di bidangnya; ahli siasat perang, mahir segala senjata, piawai dalam berkuda, dan karismatik di tengah prajuritnya. Dia juga tidak sombong dan lapang dada walaupun dia berada dalam puncak popularitas.Pada suatu ketika, di saat beliau sedang berada di garis depan, memimpin peperangan, tiba-tiba datang seorang utusan dari Amirul mukminin, Syaidina Umar bin Khatab, yang mengantarkan sebuah surat. Di dalam surat tersebut tertulis pesansingkat, "Dengan ini saya nyatakan Jenderal Khalid bin Walid di pecat sebagai panglima perang. Segeramenghadap!"Menerima khabar tersebut tentu saja sang jenderal sangat gusar hingga tak bisa tidur. Beliau terus-menerus memikirkan alasan pemecatannya. Kesalahan apa yang telah saya lakukan? Kira-kira begitulah yang berkecamuk di dalam pikiran beliau kala itu.Sebagai prajurit yang baik, taat pada atasan, beliaupun segera bersiap menghadap Khalifah Umar Bin Khatab. Sebelum berangkat beliau menyerahkan komando perang kepada penggantinya.Sesampai di depan Umar beliau memberikan salam, "Assalamualaikum ya Amirul mukminin! Langsung saja! Saya menerima surat pemecatan. Apa betul saya di pecat?""Walaikumsalam warahmatullah! Betul Khalid!" Jawab Khalifah."Kalau masalah dipecat itu hak Anda sebagai pemimpin. Tapi, kalau boleh tahu, kesalahan saya apa?""Kamu tidak punya kesalahan.""Kalau tidak punya kesalahan kenapa saya dipecat? Apa saya tak mampu menjadi panglima?""Pada zaman ini kamu adalah panglima terbaik.""Lalu kenapa saya dipecat?" tanya Jenderal Khalid yang tak bisa menahan rasa penasarannya.Dengan tenang Khalifah Umar bin Khatab menjawab, "Khalid, engkau jenderal terbaik, panglima perang terhebat. Ratusan peperangan telah kau pimpin, dan tak pernah satu kalipun kalah.Setiap hari Masyarakat dan prajurit selalu menyanjungmu. Tak pernah saya mendengar orang menjelek-jelekkan. Tapi, ingat Khalid, kau juga adalah manusia biasa. Terlalu banyak orang yang memuji bukan tidak mungkin akan timbul rasa sombong dalam hatimu. Sedangkan Allah sangat membenci orang yang memiliki rasa sombong''.''Seberat debu rasa sombong di dalam hati maka neraka jahanamlah tempatmu. Karena itu, maafkanaku wahai saudaraku, untuk menjagamu terpaksa saat ini kau saya pecat. Supaya engkau tahu, jangankan di hadapan Allah, di depan Umar saja kautak bisa berbuat apa-apa!"Mendengar jawaban itu, Jenderal Khalid tertegun, bergetar, dan goyah. Dan dengan segenap kekuatanyang ada beliau langsung mendekap Khalifah Umar.Sambil menangis belaiu berbisik, "Terima kasih ya Khalifah. Engkau saudaraku!"⭐Bayangkan Sahabat…. Jenderal mana yang berlaku mulia seperti itu? Mengucapkan terima kasih setelah dipecat. Padahal beliau tak berbuat kesalahan apapun. Adakah Jenderal yang mampu berlaku mulia seperti itu saat ini?Hebatnya lagi, setelah dipecat beliau balik lagi ke medan perang. Tapi, tidak lagi sebagai panglima perang. Beliau bertempur sebagai prajurit biasa, sebagai bawahan, dipimpin oleh mantan bawahannya kemarin.Beberapa orang prajurit terheran-heran melihat mantan panglima yang gagah berani tersebut masih mau ikut ambil bagian dalam peperangan. Padahal sudah dipecat. Lalu, ada diantara mereka yang bertanya, "Ya Jenderal, mengapa Anda masih mau berperang? Padahal Anda sudah dipecat."Dengan tenang Khalid bin Walid menjawab, "Saya berperang bukan karena jabatan, popularitas, bukanjuga karena Khalifah Umar. Saya berperang semata-mata karena mencari keridhaan Allah."*⭐Sebuah kisah yang sangat indah dari seorang Jenderal, panglima perang, ''Pedang Allah yang Terhunus''.Kita bisa mengambil banyak hikmah dari kisah ini. Betapa rendah hati Sahabat Nabi yang mulia ini. Beliau penuh kemuliaan, punya jabatan, populer, dan tak pernah berbuat kesalahan. Namun, ketika semua itu dicabut beliau sedikitpun tak terpengaruh. Beliau tetap berbuat yang terbaik. Karena memang tujuannya semata-mata hanya mencari keridhaan Allah SWT.